Apakah Perlu Perawatan Ortodontik Sejak Dini - Dental Universe Indonesia

Apakah Perlu Perawatan Ortodontik Sejak Dini?

Behel atau kawat gigi atau perawatan ortodontik sejak dini bukan hal yang jarang ditemui saat ini. Banyak masyarakat yang sudah familiar dengan perawatan ini. Mulai dari anak kecil sampai masyarakat dewasa melakukan perawatan ortodontik untuk memperbaiki susunan giginya, memperbaiki fungsi kunyahnya, dan tidak sedikit yang dipengaruhi oleh keperluan estetik.

Secara garis besar, tujuan penggunaan behel atau perawatan ortodontik adalah untuk mendapatkan susunan gigi geligi yang baik agar fungsi pengunyahan berjalan maksimal, dan proses pembersihan gigi berlangsung dengan baik, sehingga didapatkan susunan gigi dan keadaan wajah yang menyenangkan secara estetika dengan fungsi gigi yang baik. Perawatan ortodontik sebaiknya dimulai sejak usia dini, disesuaikan dengan kecenderungan keadaan gigi pada anak.

Baca Juga : Cara Menyikat Gigi yang Benar bagi Pemakai Behel

Perawatan ortodontik yang dilakukan sejak usia dini atau dikenal juga dengan Early Orthodontic Treatment, dilakukan pada anak-anak sedini mungkin, disaat anak sudah mampu menerima informasi dan bekerjasama untuk dilakukan perawatan, pada kondisi di mana dokter gigi sudah mendiagnosis kemungkinan adanya gangguan atau ketidakteraturan pertumbahan gigi geligi dan rahang. Perawatan yang dilakukan sejak awal bertujuan untuk mencegah dan mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi pada susunan gigi anak. Perawatan ini disebut juga preventive orthodontic atau perawatan ortodontik pencegahan.

Perawatan ortodontik yang dilakukan sejak awal dapat terdiri dari 2 fase yaitu:

  1. Fase pertama saat kondisi gigi masih didominasi oleh gigi susu dan dilanjutkan di tahap kedua pada saat gigi susu sudah berganti dengan gigi tetap atau dalam konsisi gigi tetap muda.

Pada fase pertama ini dilakukan koreksi pada keseimbangan pertumbuhan rahang atas dan bawah, keseimbangan dengan bentuk tengkorak, yang nantinya akan memberi hasil lebih stabil pada susunan gigi geligi, kemungkinan untuk dilakukan pencabutan gigi pada fase kedua lebih kecil, dengan hasil yang lebih memuaskan.

Selain itu, pada fase pertama juga dilakukan mempertahankan ruangan disaat gigi susu rusak dan waktu tumbuh gigi penggantinya masih lama, untuk menghindari gigi tetap yang tumbuh bertumpuk.

Baca Juga : Mengapa Pakai Behel Itu Sakit?

  1. Perawatan ortodontik fase kedua adalah full bracket seperti perawatan ortodontik yang masyarakat sering jumpai. Tahap ini merupakan kelanjutan perawatan sebelumnya. Ketika gigi tetap pengganti sudah tumbuh semua, biasanya ketika anak-anak memasuki usia remaja, gigi geligi dirapikan dengan bracket untuk membentuk lengkung gigi yang lebih baik lagi.

Keadaan gigi seperti apa yang disarankan untuk dilakukan perawatan sejak dini? Kondisi gigi geligi yang disarankan untuk dilakukan perawatan ortodontik sejak dini diantaranya, ketidakseimbangan pertumbuhan rahang, gigi rahang atas yang tumbuh di belakang gigi rahang bawah, kondisi rahang bawah yang maju atau masyarakat mengenalnya dengan istilah ‘cameuh’ atau ‘cangkil’, hilangnya gigi susu sejak dini akibat karies / gigi berlubang yang membutuhkan space maintainer atau penahan ruangan agar gigi pengganti tidak tumbuh bertumpuk.

Tidak hanya keadaan gigi geligi yang tidak baik yang disarankan untuk melakukan perawatan ortodontik sejak dini. Namun, adanya ketidakseimbangan pertumbuhan wajah juga memerlukan perawatan ortodontik sejak dini. Untuk lebih jelasnya, konsultasikan kondisi gigi anak-anak kita jika terdapat kecenderungan pertumbuhan gigi yang kurang rapi. Deteksi dini pada kondisi gigi anak akan memudahkan dalam perencanaan perawatan dan secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan diri anak jika tumbuh dengan kondisi gigi geligi yang baik.

Demikian penjelasan tentang perlunya perawatan ortodontik sejak dini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk konsultasi kesehatan gigi di Dental Universe Indonesia ya!

Untuk informasi lebih detail, silakan Whatsapp kami (klik link di bawah ini):

Sumber Info :

  1. Grippaudo C., et al. Early Orthodontic Treatment: A New Index To Assess The Risk of Malocclusion in Primary Dentition. EJPD (Eropean Journal of Pediatric Dentistry) : Vol 15/4. 2014. (https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiTyNHXpeTdAhWIpY8KHVm4BpEQFjAEegQIBhAC&url=http%3A%2F%2Fadmin.ejpd.eu%2Fdownload%2FEJPD_2014_4_13.pdf&usg=AOvVaw1Pb1X-z4IGIq14HSVAnkhx )
  2. Musich D., Busch MJ. Early Orthodontic Treatment: Current Clinical Perspectives. Alpha Omegan in PubMed.gov; 100(1): 17-24. 2007. ( https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17566300 )
  3. Dugoni SA., et al. Orthodontic Treatment in The Early Mixed Dentition: Is This The Optimum Time to Start Care?. CDA Journal, Vol 34(10): 807-812. Oktober 2006. ( https://www.cda.org/Portals/0/journal/journal_102006.pdf)

Beautiful smile creator (read: dentist).