Karang Gigi Itu Apa - Dental Universe Indonesia

Karang Gigi Itu Apa Ya?

Membersihkan karang gigi itu penting loh. Kenapa? Karena kalau tidak dibersihkan, karang gigi itu akan menumpuk dan dapat menimbulkan penyakit. Oleh karena itu disarankan untuk mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Nyatanya banyak orang yang tidak begitu peduli dengan kesehatan gigi, terutama soal karang gigi.  Mereka beranggapan buat apa ke dokter gigi kalau tidak ada keluhan sama sekali, padahal kalian bisa periksa gigi sekaligus membersihkan karang gigi itu lho.

Masak sih gigi ada karang? Iya, karang gigi itu bahasa kerennya kalkulus gigi.

Menurut Kamus Kedokteran Gigi ( F.J Harty dan R Ogston ) kalkulus atau karang gigi merupakan plak yang termineralisasi, berbentuk keras dan menempel pada gigi atau permukaan dalam mulut yang mempunyai permukaan kasar serta berwarna variasi dari putih kekuningan, kuning hingga cokelat kehitaman.

Komposisi kalkulus terdiri dari 80% masa anorganik, air, dan matriks organik (protein dan karbohidrat), sel-sel epitel deskuamasi, leukosit. Masa anorganik terutama terdiri dari fosfat, kalsium, dalam bentuk hidroksiapatite, brushite, dan fosfat oktakalsium. Selain itu, juga terdapat sejumlah kecil kalsium karbonat, magnesium, fosfat, dan florida.

Baca Juga : Bahaya Karang Gigi Jika Tidak Dibersihkan

Terdapat dua jenis kalkulus / karang gigi berdasarkan letak nya

Berdasakan lokasinya kalkulus ada 2 macam, yaitu :

  1. Kalkulus supragingiva
  • Letak kalkulus di antara gigi dan diatas gusi. Biasanya terdapat pada permukaan di belakang gigi depan bawah dan permukaan depan gigi geraham atas, tetapi dapat juga terdeposit pada setiap gigi dan gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik.
  • Warna agak kekuningan kecuali bila tercemar faktor lain seperti tembakau, anggur, pinang.
  • Bentuk cukup keras, rapuh, mudah dilepas dari gigi dengan alat khusus.
  • Sumber mineral diperoleh dari saliva.
  • Dapat terlihat langsung di dalam mulut.
  1. Kalkulus subgingiva
  • Letaknya disekitar akar gigi di bawah atau di dalam gusi.
  • Bentuk lebih keras daripada kalkulus supragingiva, melekat lebih erat pada permukaan gigi.
  • Warna hijau tua atau hitam.
  • Sumber mineral diperoleh dari serum darah.
  • Tidak dapat terlihat langsung dalam mulut

Jadi karang gigi / kalkulus itu pasti akan selalu ada dan terjadi pada semua orang,  tidak dapat dihindari tetapi dapat di kurangi. Biasanya yang membedakan di tiap orang adalah banyak sedikit nya karang gigi. Terbentuknya karang gigi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Kebiasaan menyikat gigi (2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur)
  • Rutin periksa ke dokter gigi secara berkala
  • Cara mengunyah (kebiasaan satu sisi atau tidak)
  • Kebiasaan merokok
  • Terdapat penyakit sistemik atau tidak
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Baca Juga : Pentingnya Membersihkan Karang Gigi

Nah pentinyanya ke dokter gigi 6 bulan sekali walau tidak ada keluhan ya untuk membersihkan karang gigi karena karang gigi / kalkulus cuma bisa dibersihkan di dokter gigi dan cek rutin kesehatan gigi dan mulut sehingga kalau ada yang berpotensi menimbulkan sakit bisa segera di cegah. Salah satu nya yang bisa menimbulkan sakit itu ya karang gigi / kalkulus yang sudah menumpuk banyak.  Akibat lanjut dari karang gigi / kalkulus dapat menyebabkan halitosis ( nafas berbau ) , resesi gingival/gusi turun , gingivitis atau radang gusi dan lainnya.

Demikian penjelasan tentang jenis-jenis gigi palsu. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk konsultasi kesehatan gigi di Dental Universe Indonesia ya!

Untuk informasi lebih detail, silakan Whatsapp kami (klik link di bawah ini):

Daftar Pustaka

  1. http://poltekkes-denpasar.ac.id/files/JURNAL%20KESEHATAN%20GIGI/V1N1/3%20Arini%2016-21.pdf (diakses pada 1 Oktober 2018)
  2. http://edukesehatan.blogspot.com/2014/09/makalah-mikrobiologi-rongga-mulut.html (diakses pada 1 Oktober 2018)
  3. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/48258/Chapter%20II.pdf?sequence=3&isAllowed=y (diakses pada 1 Oktober 2018)