Hubungan Diabetes Melitus dengan Periodontitis - Dental Universe Indonesia

Hubungan Diabetes Melitus dengan Periodontitis

Diabetes melitus (DM) adalah salah satu kelainan metabolik paling umum berupa kadar gula darah yang tinggi. Gejala umum adalah poliuria, polidipsia, polifagia, dan berat badan turun. Tanpa disadari ternyata Indonesia menduduki peringkat ke-4 dalam hal jumlah penderita diabetes setelah Amerika Serikat, Cina, dan India. Kira-kira apa ya hubungan diabetes melitus dengan periodontitis?

Ternyata diabetes juga disebabkan karena pankreas tidak mampu memproduksi insulin dengan baik. Kekurangan insulin akan menyebabkan tingginya kadar glukosa darah yang kemudian merusak pembuluh darah dan syaraf sehingga diabetes dapat mempengaruhi bagian tubuh mana saja termasuk gusi kita.

Baca Juga : Tips Menjaga Gigi dan Gusi Anak Agar Tetap Sehat

Penyakit periodontal melemahkan tulang dan jaringan yang mengelilingi dan mendukung gigi dan jika dibiarkan tidak diobati maka akan menyebabkan gigi goyang dan akhirnya bisa kehilangan gigi. Orang dengan diabetes akan lebih besar beresiko menderita penyakit periodontal karena mereka kurang bisa melawan infeksi secara umum.

Diabetes menyebabkan pembuluh darah menebal, menyebabkan terganggunya aliran nutrisi dan darah. Hal ini melemah kantulang yang mengelilingi gigi, begitu pula gusi, dan menjadikannya rentan terinfeksi. Diabetes juga menaikkan kadar glukosa dalam air liur, dan dikarenakan bakteri berbahaya dalam mulut diberi makan oleh glukosa maka orang dengan diabetes akan lebih mungkin menghasilkan plak, tartar dan radang gusi dan penyakit periodontal pada akhirnya.

Penyakit diabetes melitusbila tidak dikontrol dengan baik, maka akan menimbulkan kerusakan pada tubuh secara umum maupun dalam rongga mulut. Berawal dari sistem ketahanan tubuh yang menurun, penyakit diabetes mellitus menyebabkan terurainya serat kolagen, pendukung utama jaringan periodontal.

Baca Juga : Apa Itu Halitosis?

Kerusakan kolagen berdampak pada goyahnya gigi karena kehilangan hubungan dengan proses usalveolaris. Oleh karena itu diabetes melitus perlu diwaspadai oleh dokter gigi sejak awal, bahkan sebelum memberikan pelayanan kepada pasien. Sebagai akibat dari adanya hubungan antara diabetes melitus dengan penyakit periodontal, peranan serta keterlibatan dokter gigi dalam menangani pasien diabetes melitus perlu ditingkatkan. Selain itu, dokter gigi juga dituntut untuk meningkatkan profesionalitas dengan lebih aktif memposisikan diri sebagai mitra dokter umum atau dokter spesialis dalam penanganan pasien diabetes mellitus.

Demikian penjelasan tentang hubungan diabetes melitus dengan periodontitis. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk konsultasi kesehatan gigi di Dental Universe Indonesia ya!

Untuk informasi lebih detail, silakan Whatsapp kami (klik link di bawah ini):

Dentist.  You can have your own LIFE GOALS but dont let it become your another “god”