Mengenal Jenis-Jenis Retainer Feature Image - Dental Universe Indonesia

Mengenal Jenis-Jenis Retainer

Sudahkah kamu tahu jenis-jenis retainer berikut ini? Penggunaan behel merupakan solusi untuk merapikan susunan gigi geligi yang berantakan. Namun, setelah tujuan tersebut tercapai, ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan agar gigi tidak menjadi berantakan atau renggang kembali. Bayangkan saja sudah berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan dan berapa banyak waktu yang sudah lewati untuk menjalani perawatan. Lalu setelahnya tanpa retainer?

Banyak sekali kasus di mana pasien mengulang kembali perawatan behel karena gigi kembali berantakan atau renggang, yang disebabkan oleh kelalaian pasien yang tidak memakai retainer pasca perawatan behel selesai .

Nah perlu diketahui retainer merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menahan posisi gigi geligi pasca perawatan behel. Gusi dan tulang rahang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan posisi gigi yang baru. Itulah kenapa penggunaan retainer menjadi bagian yang sangat penting dari perawatan gigi setelah lepas behel.

Jenis-jenis retainer setelah lepas kawat gigi ada dua, yaitu: permanen (fixed) dan lepas-pasang (removable).

  1. Fixed retainer merupakan sebuah kawat yang disemen di bagian dalam gigi pada rahang atas ataupun bawah. Dikarenakan kawat ini menjaga posisi gigi selama 24 jam, jenis retainer ini merupakan retainer yang paling efektif. Namun, mungkin pada awalnya terasa kurang nyaman karena kawat ini tersentuh lidah, dan juga membutuhkan usaha ekstra untuk menjaga kebersihan mulut. Seringkali karang gigi terakumulasi pada kawat tersebut, oleh karena ini sangat penting untuk kontrol ke dokter gigi. Terkadang kawat juga bisa patah bila semen terlepas, maka dari itu penting sekali untuk kontrol ke dokter gigi karena terkadang pasien tidak menyadari akan hal tersebut.
  2. Removable retainer merupakan sebuah alat yang dapat dilepas-pasang untuk menjaga susunan gigi geligi. Karena dapat dilepas pasang, lebih mudah menjaga kebersihan mulut dibandingkan dengan fixed retainer, namun pasien harus kooperatif untuk memakai alat ini 24 jam (kecuali saat makan dan menyikat gigi). Terkadang bisa hilang atau patah karena penyimpanan yang kurang tepat.

Jenis-jenis retainer removable ada 2 berdasarkan bahannya, yaitu bahan akrilik dengan cengkeram kawat (Hawley) dan bahan plastik transparan (Essix). Ternyata retainer essix dinilai lebih estetik dibandingkan retainer hawley karena tidak berwarna dan tidak terlihat, namun secara kekuatan bahan, lebih kuat retainer hawley.

Demikian penjelasan tentang jenis-jenis retainer. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk konsultasi kesehatan gigi di Dental Universe Indonesia ya!

Untuk informasi lebih detail, silakan Whatsapp kami (klik link di bawah ini):

Sumber :

https://www.colgate.com/en-us/oral-health/cosmetic-dentistry/early-orthodontics/retainersafter-braces-types-and-maintenance-0414

https://www.healthline.com/health/retainer-types#comparison-chart

Permanent Retainers vs. Removable Retainers. Which is the right option for you?

http://www.deardoctor.com/inside-the-magazine/issue-33/bonded-retainers/

http://www.ericcampbellortho.com/Treatment/Retention-Retainers.aspx

https://www.drseussortho.com/retention.html

A dentist who loves beauty and makeup.